Secara militer kita strategis, karena wilayah kita sebagai jalur internasional

Seharusnya kita kaya —> tetapi kapal-kapal luar itu lebih banyak yang singgah ke singapura

  • Hal ini terjadi karena banyaknya pungli, birokrasi, keuangan yang tidak transparan

Mengapa hal itu tidak terjadi?

  • Masalah dalam diri kita sendiri (korupsi) —> musuh kita adalah bangsa kita sendiri
  • Padahal jika itu terjadi, seharusnya MBG kita bisa memberikan menu yang mewah

Karena kita adalah wilayah yang strategis secara geografis, kita juga menjadi titik rawan menjadi serangan dari asing

  • Kita kaya akan laut
  • Kita kaya akan sumber daya alamnya

Istilahnya

dari lagu “bukan lautan, hanya kolam susu”
“Kita melempar tongkat kayu aja bakal tumbuh”

Itu adalah strategisnya kita, kelebihan kita, tetapi ini juga bisa menjadi ancaman, kolonialisme terjadi karena kita saking kayanya

Sebab kita adalah negara yang sangat subur, dengan istilah seperti kolam susu dan “melempar tongkat kayu aja bakal tumbuh”

Tetapi karena kekayaan itu, mental kita menjadi “sangat tidak struggle”, makannya orang miskin di Indonesia tidak banyak stress, kita pendapatan negara itu sangat rendah, tetapi indeks kebahagian kita sangat tinggi

  • Hal ini terjadi karena negara kita yang subur, kita bisa makan apa aja —> contoh: nasi + daun singkong sudah cukup, membuat negara kita “tidak struggle”, terima aja keadaan, tidak fight seperti negara-negara yang susah untuk dikelola tanahnya, karena rasanya “segini aja udah cukup”

Keadaan dan kemampuan penduduk

  • Singapore merasa terintimidasi oleh besarnya kita, ukurannya hanya hampir sebesar Jakarta saja
  • Makannya seluruh masyarakatnya diwajibkan untuk bela negara (wajib militer)

Perlukah wajib militer

  • Singapur mewajibkan karena negaranya kecil
  • Korea Selatan mewajibkan karena dibayang-bayangi Korea Utara
  • Bagaimana dengan Indonesia?

Banyak negara mendapatkan ancaman mental anak yang hancur karena kecanduan media sosial

  • Makannya di banyak negara diterapkan aturan pembatasan umur sosial media

Penduduk yang besar adalah asset, tetapi jika kualitasnya buruk semua, malah menjadi titik rentan

  • Ketika penduduknya “unskilled
  • Mereka mendapatkan pekerjaan dengan gaji rendah dan kesejahteraanya menjadi rendah pula
  • Ada juga ketimpangan antara pusat dan daerah, mengancam untuk terjadinya pemisahan diri karena ketimpangan ini, meski sekarang sudah mulai rata, universitas sudah ada bahkan di kabupaten juga

Alasan Pentingnya ketahanan Nasional

Ada beberapa negara di dunia ini yang sudah tidak bersatu lagi, alias terpecah-pecah, yaitu contohnya Yugoslavia

  • Karena lemahnya pertahanan nasional dari sisi ideologi

Indonesia kuat secara ideologi makannya kita dapat bertahan

  • Kita juga pernah terancam secara ideologi dengan ideologi komunis
  • Tetapi ideologi itu sudah bukan menjadi ancaman utama lagi, ancaman ideologi lain contohnya radikalisme, ntah berdasarkan agama, dsb
  • Ancaman bagi kita jika kita tidak lagi percaya Pancasila, efek globalisasi dapat membuat kita melihat bahwa negara lain dapat maju tanpa Ketuhanan, tanpa Keadilan. Mungkin kita bisa jadi lebih memilih menjadi negara kapitalis karena hal itu

GBHN (Garis Geris Besar Haluan Negara) sudah tidak ada lagi karena berasal dari MPR, sedangkan MPR sudah tidak lagi merupakan lembaga tertinggi, tetapi hanya menjadi lembaga tinggi saja

MPR sekarang posisinya sebagai majelis saja, gabungan dari DPR dan …

Lembaga ketahanan nasional (Lemhanas) bertugas untuk mengukur tingkat ketahanan Indonesia